Desa Wringinsongo memiliki potensi produk UMKM yang beragam (kerajinan lokal, makanan khas, hasil pertanian) dengan nilai pasar tinggi, namun banyak UMKM kesulitan mempromosikan produknya secara efektif di era digital. Keterbatasan aksesibilitas, minimnya pemahaman pemasaran digital, dan kurangnya materi promosi berkualitas menjadi permasalahan utama yang menghambat pertumbuhan UMKM di desa ini. Untuk menjawab permasalahan tersebut, program dilaksanakan dalam 4 tahap. Tahap pertama adalah analisis kebutuhan melalui wawancara dan observasi. Tahap kedua adalah pengembangan katalog digital bekerja sama dengan tim desain grafis dan fotografer profesional. Tahap ketiga adalah pelatihan pemasaran digital (media sosial, marketplace, teknik digital marketing). Tahap keempat adalah pendampingan serta evaluasi implementasi. Katalog digital mencakup foto produk berkualitas tinggi, deskripsi produk menarik, dan informasi harga kompetitif, yang diunggah ke berbagai platform digital termasuk media sosial dan marketplace. Hasilnya, pada indikator kualitas foto dan materi promosi produk, terdapat dampak perbaikan bahwa foto produk profesional dengan desain kemasan visual menjadi lebih menarik setelah sebelumnya foto produknya sederhana. Kemudian pada indikator eksposur produk di platform digital, terdapat peningkatan jumlah pengunjung yang signifikan dalam tiga bulan pertama sejak katalog diunggah karena sebelumnya belum optimal secara jangkauan pasar yang terbatas. Dari sisi keberlanjutan, tidak disebutkan dokumen legalitas (SK/SOP) formal dalam artikel. Rencana kerja dan anggaran juga tidak disebutkan secara eksplisit. Ketersediaan SDM ada dan telah mengikuti pelatihan pemasaran di media sosial dan marketplace. Terdapat fasilitas/sarana prasarana berupa kamera digital, perangkat lunak desain grafis, dan akses internet yang digunakan dalam produksi katalog. Teknologi yang digunakan yaitu media sosial dan platform marketplace sebagai media pengunggahan katalog digital. Pada komitmen mitra, disebutkan pula harapan keberlanjutan program melalui pendampingan lebih lanjut dan monitoring berkala. Maka, dapat disimpulkan bahwa dampak positif program diharapkan dapat berkelanjutan melalui pendampingan lebih lanjut dan monitoring performa katalog secara berkala, agar UMKM semakin mandiri dalam mengelola strategi pemasaran digital dan memperluas jangkauan pasar.